Sweetie

Kisah tentang seorang gadis 10 tahun dari Filipina yang melacak dan menangkap 1.000 pedophilia.

Terres des Hommes creates avatar to bait pedophiles


Namanya Sweetie. Setiap hari ia duduk di depan kamera dan 'mengobrol' dengan para pria. Sama seperti puluhan ribu anak-anak sepermainannya. Para pria itu menyuruhnya melepaskan setiap helai pakaiannya. Pria itu biasanya bugil. Mereka 'bermain' sendiri. Dan mereka ingin Sweetie 'bermain' dengan dirinya sendiri juga. Saat Sweetie sedang online, para pria datang padanya. Sepuluh, seratus, setiap jam, banyak sekali. Tetapi ada yang mereka tidak ketahui; Sweetie tidaklah nyata. Sweetie adalah model komputer yang dibuat sepotong demi sepotong, untuk melacak para pria tersebut.


Untuk mengidentifikasi kasus webcam sex child ini secara rahasia, Sweetie 'berperan' sebagai gadis 10 tahun asal Filipina di beberapa public chat room dan social network lainnya.


Ketika Sweetie login sebagai gadis muda dari Filipina, para pria itu menyerbu Sweetie. Hanya selang beberapa detik beberapa pertanyaan ditujukkan padanya seperti;


"Hai, bisakah kita mengobrol?"


"Hai, hunny! Apa kau menggunakan bra?"


"Cantik, apa kau .....? Aku 36, oke?"


Para 'predator' merasa aman dengan menggunakan nama palsu. Dengan menggunakan kartu kredit untuk melakukan 'pembayaran' dimana saja. Tak ada yang dapat menghentikan kejahatan ini. Karena mereka tidak akan melakukan kopi darat.


Saat online, para pedophilia mencari anak-anak lewat media sosial dan chatting, secara tak langsung mencabulinya kemudian mematikan komputer meraka dan pergi ke kantor seperti biasa, seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Sweetie adalah model komputer yang terlihat dan bergerak layaknya seorang gadis sungguhan. Segala bentuk pergerakan manusia diaplikasikan pada Sweetie dan dikontrol menggunakan sebuah aplikasi.


Dalam waktu 2 bulan, Sweetie mampu melacak 1.000 orang pedophilia yang diidentifikasikan dari Google, Facebook dan sumber lainnya.


Dan Sweetie sesungguhnya dioperasikan oleh Terre Des Hommes dari Amsterdam, sebuah organisasi internasional perlindungan anak yang melakukan pendekatan baru untuk menghentikan kejahatan webcam sex child tourism.


TDHIF


Terre Des Hommes meminta bantuan para netizen dan masyarakat lainnya untuk mendaftarkan diri dalam sebuah petisi yang ditunjukkan untuk mendesak para pemerintah di dunia agar segera menangkap para pedophil dan menghukum mereka dengan setimpal serta melindungi anak-anak di seluruh dunia.


Jika hanya dalam 2 bulan mereka bisa melacak 1.000 pedophil, pasukan polisi dapat menangkap lebih dari 100.000 pedophil dalam setahun. Mengapa tidak? So, sign the petition now!


0 comments:

Post a Comment

Thanks for comments, I will reply soon!