Salah Paham

Salah Paham


By anilestari


Setengah jam yang lalu, aku masih merasa baik-baik saja. Tapi sekarang tidak. Aku melihat Angel, sahabatku sendiri tengah asyik mengobrol sambil bercanda tawa dengan Rio, orang yang satu tahun ini aku sukai.



Angel memang cantik, pintar, dan populer. Pantas kalau Rio terjerat pesonanya. Aku? Ahh, bagaikan bumi dan langit saja dengan Angel. Aku mencoba menetralkan rasa sakit di dadaku ini, menghapus titik airmata di wajahku, kemudian aku memilih untuk kembali ke kelas.



Bel pulang berbunyi. Dengan malas aku beranjak keluar kelas. Masih terbayang betapa mesranya Rio dan Angel. Langkahku terhenti. Melihat Rio yg sedang berdiri di depan pintu memunggungiku.



Ahh, pasti dia ingin pulang bersama Angel. Kutengok ke belakang, ke barisan meja yg hampir kosong. Tidak ada Angel. Apa dia sudah-



"Anisa.." Aku menengok ke posisi semula. Rio?



"Rio?" Jawabku.



"Sepertinya Angel udah pulang." lanjutku.



"Aku nunggu kamu, bukan Angel." Kata Rio sambil tersenyum.



Aku mematung dibuatnya. "Angel emang udah pulangg duluan. Dia mau nonton bareng Dion."



Aku makin shock. "Kata Angel tadi, kamu mau ke toko buku ya? Eumm, gimana kalo kita ke toko buku bareng?” kata Rio semangat. Kemudian dia gugup, menggaruk tengkuknya. “A..aku juga mau nganterin kamu pulang.”



Aku membatu. Sedang Rio juga gugup menunggu jawabanku. Tak lama kulihat di kejauhan Angel melambai-lambaikan tangannya, kemudian mengacungkan dua jempolnya sambil tersenyum riang dan langsung berlalu.



“Nis? Eumm.. gimana?” tanya Rio penuh harap. Aku tersenyum dan mengatakan ‘iya’.


Flashfic hasil karya sendiri. Masih jauh dari kata sempurna, tapi saya puas bisa melakukannya.


0 comments:

Post a Comment

Thanks for comments, I will reply soon!